Beranda Kampus Membincang Dunia Maritim Buton di Menara Pinisi

Membincang Dunia Maritim Buton di Menara Pinisi

1131
0
BERBAGI

TEBARNEWS.COM — Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM), membincang Dunia Maritim Buton dalam seminar hasil studi Sejarah Maritim, Senin (14/5/2018). Kegiatan ini belangsung di Ballroom Menara Pinisi, Kampus UNM Gunungsari.

Kegiatan ini dibuka Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNM, yang didelegasikan kepada Wakil Dekan IV,  Prof. Dr. Andi Ima Kesuma, M.Pd. Dalam sambutannya, Andi Ima Kesuma memberi apreriasi kegiatan ini dan mengatakan bahwa mahasiswa sangat beruntung dibimbing oleh tim pengajar Sejarah Maritim yang tangguh. Bahkan lanjut penulis buku “Migrasi dan Orang Bugis” ini bahwa belajar segala sesuatu termasuk Sejarah Maritim perlu sentuhan alam, agar merasakan dan melihat secara langsung realita serta bukan hanya sekadar teori.

“Seharusnya kita sadar bahwa secara historis kita ini orang-orang laut. Mungkin hanya karena kita terlalu banyak makan nasi, sehingga lupa peran penting pendahulu kita yang telah menjahit laut mempersatukan Nusantara. Menjahit Laut, itulah sesungguhnya proses menusantara”, tegasnya.

Wakil Dekan IV Fakultas Ilmu Sosial UNM, Prof. Dr. Andi Ima Kesuma, M.Pd saat membuka acara Seminar Hasil Studi Maritim Mahasiswa Sejarah UNM, Senin (14/5/2018). FOTO:TEBARNEWS.COM

Dosen penanggungjawab mata kuliah, Drs. La Malihu, M.Hum dalam sambutannya menyampaikan studi lapangan seperti ini bukan baru pertama kali dilaksanakan, tapi telah berlangsung sejak mata kuliah ini hadir di Jurusan Pendidikan pada tahun 1999. Tujuannya, lanjut La Malihu antara lain menguatkan kesan atas pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah.

“Saya bersyukur mahasiswa praktik Sejarah Maritim kali ini memiliki tambahan pengetahuan, yakni tentang cara mengemudikan kapal serta kegiatan pelayaran langsung dari kapten kapal Pelni yakni KM Tilong Kabila saat perjalanan praktik lapangan”, ungkapnya.

Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM, Dr. H.M. Rasyid Ridha, M.Hum dalam sambutannya juga menyampaikan pentingnya studi lapangan sebagai bagian dari proses perkuliahan. Mahasiswa lanjut Rasyid Ridha, tidak hanya perlu mempelajari teori-teori berhubungan dengan mata kuliah, tetapi penting belajar langsung di lapangan seperti antara lain di desa nelayan tempat mahasiswa melakukan studi maritim.

Suasana Seminar Hasil Studi Lapangan Sejarah Maritim Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah UNM, di Ballroom Menara Pinisi, Senin (14/5/2018). FOTO:RIFAL NAJERING/TEBARNEWS.COM

Ketua panitia pelaksana, Ali Tahir dalam laporannya menyampaikan kegiatan hari ini adalah rangkaian kegiatan Studi Sejarah Maritim yang dilaksanakan pada 12-17 April 2018 lalu. Adapun dana kegiatan menurut Ali, bersumber dari kontribusi peserta. Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNM lanjut Ali, selain studi lapangan di Desa Holimombo Jaya Kabupaten Buton, juga berkunjung ke Keraton Buton, Palagimata, Pantai Kamali, dan kunjungan persahabatan ke Kampus Unidayan Kota Baubau.

Dalam membincang Dunia Maritim Buton pada seminar yang dimoderatori Wahyu Riansyah ini, menghadirkan beberapa mahasiswa sebagai presenter yakni: Ali Tahir, Salsha Dwi Septiani, Megawati, Andi Azis Ashar, Cristisnancy Dharmayu, dan Haryana Haryono.

Seminar hasil studi Sejarah Maritim ini, dihadiri tim dosen pengajar Sejarah Mairitim Dr. Ahmadin, S.Pd, M.Pd, Amirullah, S.Pd, M.Pd, Rifal Najering, S.Pd, M.Hum, sejumlah dosen FIS, perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar, orang tua mahasiswa, para pegurus lembaga kemahasiswaan UNM, mahasiswa Pascasarjana UNM, mahasiswa se-Jurusan Pendidikan Sejarah, serta undangan lainnya. (am/tn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here