Beranda Kampus Dosen UNM Bekerjasama IPMI Makassar Gelar Pelatihan Menulis

Dosen UNM Bekerjasama IPMI Makassar Gelar Pelatihan Menulis

220
0
BERBAGI
Dosen Program Pascasarjana UNM Dr. Ahmadin, S.Pd, M.Pd saat memberi tips menulis di hadapan peserta pelatihan. - Foto: TebarNews

TEBARNEWS.COM, MAKASSAR — Dosen Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Ahmadin, S.Pd, M.Pd menggelar pelatihan menulis karya sastra, Ahad (06/10/2019). Kegiatan yang diselenggarakan bekerjasama Ikatan Penulis Muslim Indonesia (IPMI) Makassar itu, berlangsung di Caffe Place yang berlokasi di Jalan Bau Mangga Kota Makassar.

Pelatihan yang merupakan program pengabdian kepada masyarakat itu mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Pengetahuan Nilai-nilai Sosial Budaya Untuk Mendukung Lahirnya Karya-karya Sastra Berbasis Kearifan Lokal Sulawesi Selatan Bagi Penulis di Kota Makassar”.

Ahmadin dari pihak PPs UNM membawakan materi tentang motivasi menulis yang dimulai dari tips menemukan inspirasi menulis, penentuan judul tulisan, serta pentingnya konten budaya lokal dimasukkan dalam materi karya sastra khususnya cerpen.

Pemateri bersama peserta pelatihan menulis di Caffe Place, Ahad (06/10/2019). – Tebar News

Dari pihak Ikatan Penulis Muslim Indonesia (IPMI) Makassar, Muhammad Amir Jaya menyampaikan materi seputar karya sastra berbasis budaya lokal yang menurutnya masih langka di Sulawesi Selatan.

“Penulis karya sastra di Sulawesi Selatan cukup banyak, namun sangat sedikit yang menjadikan kearifan lokal sebagai konten”, ungkapnya.

Untuk itu menurut penulis novel Samiri ini kearifan lokal merupakan materi cerpen yang menarik. Ia mencontohkan antara lain mantra-mantra merupakan bahan menulis cerpen yang perlu dikembangkan. Selain itu, lanjut Amir Jaya modal penting yang perlu dimiliki calon penulis adalah kenyakinan dan rasa percaya diri. Selanjutnya Amir Jaya yang juga ketua umum IPMI, berbagi pengetahuan tentang menulis cerpen.

“Dalam menulis cerpen ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan yakni pemilihan tema, penentuan tokoh, alur cerita, suspensi, dan ending”, kata Amir Jaya.

Kelima poin penting dalam karya cerpen ini diimplementasikan dalam praktik menulis. Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan, ditandai cepatnya mereka menghasilkan judul-judul cerpen bermuatan kearifan lokal masyarakat Sulawesi Selatan.

Penyerahan sertifikat oleh Dr. Ahmadin, S.Pd, M.Pd (kiri) dari UNM kepada Ketua Umum IPMI Makassar, Muhammad Amir Jaya. – Foto: TebarNews

Koordinator pelaksana sekaligus pemateri pelatihan menulis karya sastra berbasis kearifan lokal, Rifal Najering, S.Pd, M.Hum mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sebanyak dua belas judul yang siap dilanjutkan menjadi karya sastra jenis cerpen. Bahkan menurutnya kumpulan cerpen sebagai produk kegiatan ini bakal dijadikan buku antologi cerpen.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung pagi hingga siang itu, dihadiri oleh dua kategori peserta yakni para penulis pemula dan kalangan penulis yang telah memiliki karya buku. Penyerahan sertifikat kepada pemateri dan foto bersama menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.(am/tn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here