Beranda Historia Sejarah Asal Usul Sop Saudara

Sejarah Asal Usul Sop Saudara

92
0
BERBAGI
Menu khas Bugis Makassar Sop Saudara. -- Foto: Wikipedia/Screenshot.

TEBARNEWS.com — Historiografi kuliner memang tidak kalah penting dari kategori tematik sejarah lainnya, setidaknya karena ia merupakan bagian dari identitas budaya atau etnik tertentu. Dengan demikian, kisah di balik keberadaan kuliner tertentu selalu menggoda ditemukenali termasuk Sop Saudara.

Lalu bagaimana sejarah latar penamaan menu khas Bugis-Makassar ini? Berikut ulasan Muhammad Zein yang Tebarnews.com kutip pada sebuah group WhatsApp:

“Bagi penikmat daging tentu sudah tidak asing lagi yang namanya “SOP SAUDARA”. Semua orang pasti tau, kuliner ini berasal dari Sulawesi Selatan tepatnya Kabupaten Pangkep.

Sejak zaman dahulu, pangkep dikenal dengan pusatnya kuliner dan penghasil ikan bolu (bandeng). Orang pangkep selain bersawah, berkebun, banyak menggantungkan hidupnya dengan membudidayakan ikan bolu melalui tambak. Namun bagi masyarakat Sulawesi Selatan tidak terlalu mengenal dengan istilah “tambak”. Mereka lebih mengenal dengan istilah “empang”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “empang” memiliki arti 1.pematang penahan air; bendungan; tebat 2.kolam tempat memelihara ikan; tambak.

Dari empang inilah ikan bolu dibudidayakan. Namun pamor ikan bolu dipasaran terutama diluar Sulawesi Selatan tidak terlalu menonjol dibandingkan dengan ikan lain. Penyebabnya boleh jadi karena dalam ikan bolu terdapat tulang-tulang halus yang menyatu dengan daging bolu, selain itu selera orang tidak terlalu suka mengkonsumsi ikan hasil budi daya. Padahal ikan bolu memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Dalam beberapa artikel saya temukan beberapa informasi bahwa dalam 100 gram daging ikan bolu terkandung kalori 129 kkal, 20,53 gram protein, 4,8 gram lemak, 20 mg kalsium, 150 mg fosfor, 2 mg besi, vitamin A 150 SI, vitamin B1 0.05 mg.

Lalu apa kaitannya dengan “SOP SAUDARA”.? Saya sendiri penasaran soal kuliner yang satu ini. Akhirnya saya menemukan referensi dalam sebuah blog yang menjelaskan soal muasal SOP SAUDARA. Dalam blog itu ada seorang pemerhati budaya, M Farid Makkulau, menjelaskan, resep sop saudara pertama kali dibuat oleh warga Pangkep bernama Haji Dollahi, pada dekade 1950 an.

Lebih lanjut Farid Makkulau, SOP SAUDARA merupakan akronim dari “Saya Orang Pangkep Saudara !” (SOP SAUDARA). Konon H.Dollahi sebagai pencetus pertama penamaan SOP SAUDARA sekarang sebagai pemilik warung sop saudara di ujung jalan Bandang Makassar,”.

Kini Sop Saudara menjadi salah satu identitas Kabupaten pangkep. Warga dan pendatang tidak sulit untuk menemukan penjual Sop Saudara di Pangkep. Bahkan kuliner ini bukan hanya bisa ditemui di Pangkep, tetapi juga di semua kabupaten di Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lain di luar Sulawesi Selatan.
Setiap tahun para pengusaha sop saudara ini berkumpul dimomentum peringatan maulid di Kampung Sanrangan dan Tala-tala untuk merayakan maulid bersama kerabat dan warga Pangkep.

Tidak sulit menemukan warung kuliner yang satu ini. Salah satu penanda warung penjual Sop Saudara, adalah adanya alat panggang ikan di depan warung. Tentunya juga terdapat spanduk warung tersebut bertuliskan SOP SAUDARA. Kuliner berkuah ini merupakan teman setia ikan bolu. Dinikmatinya terasa lebih nikmat jika ikan bolunya dibakar alias tidak digoreng. Sambil mencari-cari kemungkinan terdapat referensi lain. Ayooo selamat menikmati…” (wa/int)

Sumber: WA Share/Muhammad Zein

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here