Beranda Kampus UNM Kembali Kukuhkan Dua Profesor

UNM Kembali Kukuhkan Dua Profesor

472
0
BERBAGI
Para guru besar dan anggota senat Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam acara Pengukuhan Profesor di Ruangan Teater Menara Pinisi, Rabu (19/12/2018). FOTO: TEBARNEWS.COM

MAKASSAR, TEBARNEWS.COM — Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali kukuhkan dua orang guru besar, di Ruang Teater Menara Pinisi Jl. A.P. Pettarani, Rabu (19/12/2018).

Kedua guru besar yang dikukuhkan masing-masing, Prof. Dr. Muchtar Yunus, M.Si dari bidang Ilmu Pendidikan Ekonomi dan Prof. Dr. Jumadi, S.Pd, M.Si dari bidang Ilmu Sosiologi.

Rangkaian acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh hadirin, lagu Hymne UNM oleh kelompok paduan suara, pembacaan surat keputusan penetapan guru besar dari Kemenristek Dikti oleh Prof. Oslan Jumadi, Ph.D, dan lainnya.

Pembacaan riwayat hidup kedua guru besar yang dikukuhkan hari ini, masing-masing: riwayat hidup Dr. Muchtar Yunus, M.Si oleh dekan Fakultas Ekonomi, Dr. H. Muhammad Azis, M.Si. sedangkan riwayat hidup Prof. Dr. Jumadi, S.Pd, M.Si oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Si.

Secara bergantian kedua profesor ini menyampaikan orasi ilmiahnya, masing-masing Prof. Dr. Muchtar Yunus, M.Si dengan judul “Membangun Kesadaran Kritis dalam Pendidikan Ekonomi Menuju Transformasi di Era Globalisasi”. Adapun orasi ilmiah Prof. Dr. Jumadi, S.Pd, M.Si berjudul “Konflik Sosial dan Kekerasan sebagai Suatu Dinamika Sosial”.

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. H. Husain Syam, M.T.P., dalam sidang senat terbuka luar biasa ini mengukuhkan kedua guru besar:

“Saya mengukuhkan profesor UNM, masing-masing Prof. Dr. Muchtar Yunus, M.Si., dalam bidang Pendidikan Ekonomi. Kedua Prof. Dr. Jumadi, S.Pd, M.Si dalam bidang Sosiologi.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua”, ungkapnya saat pengukuhan.

Dalam sambuatannya, Rektor UNM Prof. Dr. H. Husain Syam, M.T.P, mengucapkan selamat kepada kedua profesor beserta keluarganya.
“Pengukuhan guru besar hari ini terlaksana karena sudah menjadi keharusan sebagai wujud pertanggungjawaban akademik atas kepakarannya”, lanjutnya.

Lebih lanjut rektor yang juga mantan Dekan Fakultas Teknik UNM ini, mengatakan jumlah guru besar di UNM hingga hari ini sebanyak 94.

Bahkan dalam sambutannya, Prof Husain Syam sempat mereview  pidato Prof. Muchtar Yunus, dengan sebuah kata kunci “Pendidikan adalah sebuah investasi, sehingga saat kita sekolah hingga perguruan tinggi berharap meraih kehidupan yang lebih baik”.

Demikian pula atas pidato pengukuhan Prof. Jumadi, Rektor UNM Prof Husain Syam mengurai dan menegaskan bahwa konflik adalah bagian dari proses dinamika, tapi harus dipahami bahwa konflik sudah ada sejak manusia hadir.

“Konflik itu sunnatullah sehingga yang terpenting adalah bagaimana mengonstruksi konflik tersebut dengan baik”, kunci Prof Husain Syam.

Acara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA tersebut, dihadiri civisitas akademika UNM, meliputi: rektor dan para wakilnya, direktur Program Pascasarjana UNM dan para wakilnya, dekan se-UNM dan para wakilnya, para ketua lembaga, para Kajur dan Kaprodi, dosen, pegawai, mahasiswa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pembacaan doa mengakhiri seluruh rangkaian acara pengukuhan profesor tersebut. (mg/tn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here