Beranda Internasional Tinjau Budidaya Tuna di Wajima Ehime (Jajaki Potensi Kerjasama Sulsel-Jepang ~ Bagian...

Tinjau Budidaya Tuna di Wajima Ehime (Jajaki Potensi Kerjasama Sulsel-Jepang ~ Bagian 3)

127
0
BERBAGI
Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama Kadis Kelautan dan Perikanan Sulsel, Sulkaf S. Latief di antara rombongan. FOTO: SULKAF S. LATIEF

EHIME-JEPANG, TEBARNEWS.COM — Kunjungan Jumat, hari ini ke Wajima Projec di Nishiuwa-gun, Ehime, Japan. Salah satu perusahaan perikanan yang terintegrasi mulai dari budidaya ikan tuna dan ikan laut lainnya seperti ikan Yellow Tail atau Buri’ sejenis ikan kuwe.

Untuk sampai ke tempat ini, sekitar 1,5 jam naik mobil sedangkan untuk sampai ke lokasi budidaya di laut, dengan naik kapal sekitar 1 jam dan setelah dari kunjungan obyek perikanan di lanjutan ke rest area. Pengolahan ikan atau cold storage yang berada di kota Wajima yang jaraknya dari kota Matsuyama ibukota Perfecture Ehime.

FOTO: DOK. SULKAF S. LATIEF
FOTO: DOK. SULKAF S. LATIEF

Budidaya ikan Tuna, dengan KJA 12 m, kedalaman 15 m, pacific bluefin tuna, diperlihara selama 4 tahun. Ikan yang dipelihara dengan ukuran 300 gr berusia sekitar 1 tahun, dipelihara sebanyak 500 ekor per cage. Pakan berupa ikan sardin, cumi yang diberi setiap pagi yang diambil dr penyimpanan (dibekukan).

Dr. Asmi Citra Maulina dari FIKP Unhas dan Ketua Masyarakat Aquakultur Sulsel, menghitung jumlah per cage adalah 3500 ekor. Budidaya ikan yellow tail, dipelihara selama 2.5 tahun, ukuran karamba 12 x 12 m, kedalman 9 m. Sedangkan yang yellowtail KJA 12 x 12 dan KJA bluefintuna diameter 15 m.

Sedangkan prosessing standar yg digunakan di Sulawesi Selatan, sama saja yaitu penerapan HACCP sehingga ini dapat kita laksanakan dan bagaimana cara memanfaatka teknologi budidaya laut. (AnRos) (Bersambung 4)

** Ir. H. Sulkaf S. Latief, M.M, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulsel, melaporkan langsung dari Jepang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here