Beranda Traveling Banyak Jalan Menuju Belanda

Banyak Jalan Menuju Belanda

56
0
BERBAGI
Fatjri Nur Tajuddin di Negeri Kincir Angin, Belanda. FOTO: IST

TEBARNEWS.COM — Fatjri Nur Tajuddin, alumni Program Studi Antropologi Universitas Negeri Makassar (UNM) ini selalu punya cerita setiap kali ia menapak ruang-ruang di negara yang dikunjungi selama menempuh pendidikan di luar negeri. Putra asal Jeneponto ini tercatat sebagai mahasiswa di Uberhard Karls Universitat Tubingen, Jerman.

Kali ini ia bercerita tetang kincir angin di Zaanse Schans, Belanda. Berikut cerita yang dituangkan dalam akun facebook miliknya:

“Ketika bus yang Saya tumpangi memasuki wilayah Belanda, saya disambut beberapa kipas angin raksasa walapun sebenarnya di Jerman juga terdapat kincir angin modern seperti halnya di Belanda. Senang? Yah pasti, pertama kali lihat soalnya di Negeri yang terkenal dengan kincirnya. Tapi kincir angin raksasa juga sedang dibangun di kampung halaman saya, Jeneponto. Mungkin beberapa bulan kedepan akan segera beroperasi. Nah, apakah Jeneponto akan dikenal juga sebagai negeri kincir angin dengan adanya kipas angin raksasa tersebut seperti Belanda?.

Tapi tahukah anda, kalau Belanda sebenarnya terkenal karena kincir angin tradisionalnya, letaknya di Zaanse Schans, sebuah desa tradisional yang terletak tidak jauh dari kota Amsterdam. Menurut beberapa sumber, sekitar abad ke-17 desa ini memiliki sekitar 600 kincir angin dan termasuk dalam salah satu kawasan industri tertua di dunia. Dan, Akhir tahun lalu ketika saya berkunjung di desa ini, saya masih menemukan beberapa kincir angin tradisional yang masih berfungsi normal.

Yah, Belanda memang indah, sangat patut untuk dikunjungi. Setiap sudutnya memiliki keunikan dan keindahan tersendiri yang mungkin tidak akan ditemukan di negara-negara lain.

Kembali saya ingin katakan bahwa, untuk menapakkan kaki di suatu tempat jauh dan menjadi dambaan banyak orang untuk dikunjungi seperti Negeri Tulip ini, memang butuh usaha dan do’a dari dirimu sendiri, dan tentunya dari orang-orang terdekatmu. Bahagiakan mereka, dan kebahagaian akan datang padamu. Banyak jalan menuju Belanda, jika kamu siswa/mahasiswa dan ingin belajar sambil melihat dunia luar secara langsung, gratis? Beasiswa adalah salah satu jalannya.

Selamat berdo’a, selamat berusaha.” (*)

Sumber: FB Fatjri Nur Tajuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here