Beranda Hukum & Kriminal Diberi Uang Belanja Hanya 100 Ribu Perbulan, Seorang Istri Nekad Bunuh Suaminya

Diberi Uang Belanja Hanya 100 Ribu Perbulan, Seorang Istri Nekad Bunuh Suaminya

229
0
BERBAGI
Ilustrasi. Seorang istri nekad bunuh suaminya. FOTO: JAVANEWSONLINE.COM/SCREENSHOT

TEBARNEWS.COM — Masalah ekonomi memang kerap menjadi pemicu munculnya berbagai persoalan hidup dalam rumah tangga. Bahkan tidak jarang persoalan ekonomi, menyebabkan retaknya hubungan suami istri. Inilah yang terjadi pada keluarga pasangan M Yusuf (33) dengan Chory alias CKD (25), warga Dusun XI Desa Ara Condong, Stabat, Langkat. Sang suami tewas dibunuh istrinya sendiri.

Seperti diberitakan Kabarmedan.com, pihak kepolisian Sibolangit, Deli Serdangberhasil mengungkap tindak pembunuhan M Yusuf yang dilakukan oleh istrinya sendiri. Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto mengatakan pembunuhan berawal dari kekesalan sang istri kepada korban.

“Pelaku mengaku hanya diberi uang belanja Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu setiap bulan oleh korban”, katanya, Selasa (20/9/2018) seperti dikutip dari Kabarmedan.com

Kabarmedan.com memberitakan kronologi kejahatan ini bahwa pelaku meminta cerai namun tidak ditanggapi korban. Akhirnya pelaku mengadu kepada temannya GW dan temannya tersebut memberi saran untuk menghabisi korban. Pelaku mengajak sang suami ke Aceh, Kamis (13/9/2018) lalu dengan alasan ingin menghadiri pesta keluarganya. Mereka pun berangkat dengan mengendarai mobil rental dan GW yang menjadi sopirnya.

Saat di kawasan Bahorok, korban yang tertidur dicekik hingga kehabisan nafas. Jasatnya lalu dibuang di perladangan Jalan Ginting, Dusun I Desa Sibolangit, Deli Serdang.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi leher yang luka memar dan mata kanan lebam, pada Jumat (14/9/2018). Polisi yang menyelidiki kasus tersebut lalu menemukan titik terang. Dari hasil rekaman CCTV di Binjai Super Mall, istri korban bersama seorang laki-laki terpantau mengambil sepeda motor korban yang diparkir di sana.

Saat petugas menangkap CKD dan diinterogasi, ia mengaku sebagai pelaku pembunuhan terhadap suaminya.

Atas tindakan tersebut, pelaku dijerat Pasal 349 su s Pasa 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (int/tn)

Sumber: KabarMedan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here