Beranda Kolom Peluang Bisnis Kepiting Bakau

Peluang Bisnis Kepiting Bakau

666
0
BERBAGI

BERBICARA kepiting tentunya masyarakat sudah tahu dan paham karena banyaknya dijual di pasar-pasar tradisional maupun di pasar modern. Meski kita tahu bahwa kepiting ada beberapa jenis antara lain kepitung bakau, kepiting rajungan dan lain-lain. Akan tetapi khusus kepiting bakau (Scylla Serrata) ini memiliki harga jual tinggi dan rasa dagignya juga sangat disukai oleh masyarakat.

Untuk mendapatkan jenis kepiting ini banyak dijumpai di sela-sela pohon bakau pinggir pantai atau daerah pesisir. Hal itu dapat ditangkap secara langsung karena memang tempatnya di areal pohon bakau. Wajar saja jika masyarakat berlomba untuk menangkap kepiting ini karena sangat mudah didapat. Namun, lain halnya dengan kepiting yang sengaja di budidayakan di tambak.

Budidaya kepiting bakau di tambak ini biasanya menggunakan keramba yang terbuat dari bambu. Bentuknya pun sangat sederhana yaitu segi empat dan di atasnya disiapkan lubang sebagai tempat masuknya atau saat pemberian pakan dan saat memeriksa ukuran kepiting. Jadi tetap ada penutup yang terbuat dari papan karena selalu dibuka tutup. Keramba ini diletakkan di pinggir pematang di dalam tambak.

Kepiting Bakau yang memiliki potensi bisnis menjanjikan. FOTO: BOBO.GRID.ID

Sebab kalau tidak dibuatkan keramba maka kepiting tersebut bisa melarikan diri atau melubangi pematang tambak dan bahkan bisa menjebol pematang itu sendiri. Jadi masyarakat harus menyiapkan keramba jika ingin membudidayakan kepiting tersebut. Memang diakui bahwa ada beberapa daerah yang sudah melakukan pemeliharaan seperti ini misalnya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Masyarakat sudah lama membudidayakan kepiting bakau ini sebagai usaha mendapatkan uang.

Usaha ini sudah digeluti oleh masyarakat khususnya di Bone dan hasilnya pun sangat bagus dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga. Pasalnya, harga per kilogram kepiting bakau sekitar Rp 60.000 per kg jenis jantan, sedangkan jenis betina atau yang bertelur  harganya bisa mencapai Rp 70.000 per kg. Hal ini menjadi peluang bisnis yang bisa menopang kesejahteraan keluarga.

Akan tetapi kalau tidak sempat melakukan budidaya bisa menangkap dari alam baik itu di sungai-sungai atau di sela-sela pohon bakau. Olehnya itu, pohon bakau sangat penting dijaga keberadaannya karenaa memiliki banyak fungsi dan kegunaan. Namun terkadang ada juga masyarakat yang sengaja membabat pohon bakau ini hanya karena kepentingan pribadi tanpa memperhitungkan banyak hal. Padahal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Oleh karena itu, peluang bisnis dari kepiting bakau ini masih terbuka lebar sebab bukan hanya masyarakat biasa yang menyukainya tapi juga turis manca negara mencarinya. Apalagi sudah disajikan di restoran besar sehingga harganya pun meningkat. Tidak sedikit pengusaha restoran kewalahan mencari kepiting karena banyaknya permintaan, apalagi sudah diekspor ke luar negeri sehingga peluang bisnis ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat. Jangan kita melewatkan begitu saja kesempatan ini.

Apalagi sekarang banyak rumah-rumah makan yang dibuka dan hampir semuanya menyajikan kepiting sebagai menu faporit karena permintaan sangat banyak, walaupun harganya tergolong mahal tapi itu tidak menjadi soal bagi konsumen. Yang penting ada makanannya mereka tidak pikir harganya. Jadi peluang ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan ekonomi.  Apalagi tambak di daerah ini sangat banyak, sehingga peluang untuk membudidayakan kepiting bakau juga terbuka lebar. Tinggal bagaiamana cara masyarakat apa ada kemauan untuk melakukan hal itu.

Sebab kebanyakan masyarakat masih sering diliputi rasa malas dalam melakukan usaha. Apalagi yang bergelut dengan lumpur. Padahal usaha ini tidak serumit yang dibayangkan asal ada kemauan untuk memulainya, maka itu bisa dicoba. Kalau memang sudah dicoba lantas tidak mampu meneruskan itu tidak ada masalah. Tapi biasanya setelah dicoba sekali maka mereka terus lanjut karena sudah dinikmati hasilnya. Semoga usaha ini bisa dimulai dari sekarang mumpung ada kesempatan. Jangan sampai kita melihat orang lain sudah berhasil baru kita mau memulai. Semoga bisnis kepiting bakau ini bisa meningkatkan kesejaheteraan keluarga.

Penulis adalah Praktisi Perikanan dan Kelautan, tinggal di Kota Makassar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here