Beranda Event Launching, “La’Kawan Institute” Gelar Diskusi

Launching, “La’Kawan Institute” Gelar Diskusi

364
0
BERBAGI

TEBARNEWS.COM — Penggiat literasi launching “La’Kawan Institute” dengan menggelar kegiatan diskusi di Sekretariat Telkomnas, B9, Kota Makassar, Sabtu, (05/05/2018). Kegiatan ini dihadari sejumlah mahasiswa dan penggiat literasi dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa Institute Seni Budaya Indonesia, Unhas dan UVRI.

Hadir sebagai Narasumber, Amrullah Amir, Ph.D, Peneliti dan Dosen Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unhas membawakan materi tentang “Melihat Masa Kolonial Sulawesi Selatan Melalui Roman Karya H.J Friedericy”.

Kak Uto’ sapaan akrabnya, berasumsi bahwa pembacaan sejarah menjadi penting sebagai pelajaran dan warisan intelektual untuk memahami kekinian dan merancang masa depan yang lebih baik. Salah satunya menurut dia, melalui pembacaan karya sastra digunakan sebagai sumber penulisan sejarah.

La’Kawan Institute sebagai lembaga kajian yang berfokus pada fenomena kekinian dengan perspektif multidisiplin.

“Tema diskusi membahas fenomena kekinian, di situ kita akan letakkan multidisiplin ilmu sebagai pisau analisis, mulai dari Ilmu Sejarah, Ekonomi, Antropologi, Sastra, Sains dan Lainnya”, terang Muh. Yusuf, ketua panitia.

Ide tentang pembentukan komunitas La’Kawan Institute berawal dari obrolan di warung kopi. Hal ini diungkap oleh Andre Machmuri selaku inisiator La’Kawan Institute.

“Ide dan gagasan membentuk ini berawal dari obrolan di warung kopi bersama teman-teman yang lain, dari situ kita bersepakat untuk merancang sebuah komunitas atau lembaga yang didesain semi formal untuk berdiskusi” terang mahasiswa PPs Akuntansi Unhas ini.

Pada awal April 2018 lalu, La’Kawan Institute telah menggelar diskusi yang serupa, bertindak sebagai narasumber saat itu adalah Damar Tri A. M.Si, Penulis dan Tenaga Pengajar di Institute Seni Budaya Indonesia bertemakan “Semiotika”.

Secara resmi La’Kawan Institute ini dibentuk tepat pukul 18.00 WITA pada Sabtu (5/5/2018) diawali sambutan dari para inisiator lalu diresmikan oleh Amirullah Amir, Ph.D yang juga didaulat menjadi dewan pembina. Sebagai penutup, Bayu Santiko yang berlatar seniman turut menyumbangkan sebuah puisi yang berjudul “Sebelum Hujan”.

Untuk diketahui bahwa La’Kawan merupakan istilah dari kata La’ yang biasanya disematkan pada tokoh-tokoh masyarakat di Sulawesi, sementara Kawan dalam KBBI berarti Sahabat: Teman dalam hal tertentu (dalam belajar, bermain dan sebagainya). Dengan demikian, makna simbolik dari La’Kawan adalah teman dalam belajar dan berdiskusi. Adapun inisiator La’Kawan Institute diantaranya Muh. Zainuddin Badolahi, Masri Ridwan, Andre Machmuri, Bayu S , Yusuf Erdogan, dan Damar Tri A. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here