Beranda Nusantara Banjir di Kolut Ratusan Rumah Warga Terendam

Banjir di Kolut Ratusan Rumah Warga Terendam

515
0
BERBAGI
Salah satu suasana genangan air akibat banjir di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Selatan. FOTO: ISTIMEWA.

TEBARNEWS.COM Beberapa bulan terakhir curah hujan di Kabupaten Kolaka Utara dan sekitarnya terbilang cukup tinggi. Pada Jumat (30/3/2018) malam, hujan deras kembali mengguyur yang mengakibatkan banjir di Kolaka Utara. Sungai yang berhulu di Ulukalo Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua tersebut meluap hingga merendam ratusan rumah warga di desa itu serta di Indewe dan sekitarnya.

Informasi yang dihimpun Tebarnews.com, kejadian ini bermula sekira pukul 23.00 malam tadi di mana warga Desa Watuliwu dikagetkan suara air banjir yang melintas di depan dan belakang rumah warga. Akibatnya, warga desa itu kaget dan berlarian ke luar rumah untuk melihat apa yang terjadi.

“Sehabis nonton TV dan rencana mau tidur pukul 23.00 tadi malam, saya kaget mendengar suara aneh seperti air yang mengalir. Kami pun seisi rumah tak jadi tidur, lalu mencoba memeriksa suara itu dan ternyata air sungai yang meluap sampai ke sini”, ujar Ibu Ani kepada Tebarnews.com.

Saat awal kejadian ini lanjutnya, beberapa warga yang sedang asyik bermain kartu joker pada salah satu Pos Ronda di Desa Watuliwu juga kaget dan berlarian untuk memastikan keadaan. Sementara itu, air bercampur lumpur telah menggenangi jalan raya serta ranting-ranting pohon terdampar dan berserak di sana-sini.

Suasana ruas jalan pasca banjir pada salah satu jembatan di Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. FOTO: ISTIMEWA/FB.

Sekretaris Desa Watuliwu, Patahuddin kepada wartawan mengatakan khusus di Desa Watuliwu sebanyak dua rumah rusak dan 14 lainnya terendam. Sementara itu, di daerah kelurahan belum diperoleh data yang pasti.

Informasi lainnya menyebutkan hujan yang turun hingga pagi hari di hulu sungai Ulukalo Desa Watuliwu menyebabkan genangan air lebih lama berlangsung ditambah kejadian ini bersamaan dengan air laut yang pasang. Peristiwa banjir ini juga mengakibatkan pasar lama dan pasar baru serta sejumlah rumah warga sekitar di Kolaka Utara terendam.

Sebuah masjid di Ulukalo Desa Watuliwu tampak setelah banjir, Sabtu (31/3/2018). FOTO: ISTIMEWA/FB.

Penyebab tingginya genangan air juga karena sepotong kayu sempat menyumbat arus air di jembatan sekitar pasar lama. Akibatnya, air yang seharusnya mengalir ke laut harus beralih ke tempat lainnya di sekitar sungai. Bahkan hingga siang Sabtu (31/3/2018) tadi air masing menggenangi berbagai ruas jalan di Kacamatan Lasusua termasuk sekitar pasar lama, Indewe, dan jalan di sekitar kantor BNI.

Tidak korban jiwa dari kejadian ini, kecuali hewan ternak yang terbawa arus, seorang anak yang terluka kena ranting hanyut, serta kerugian material lainnya. Sebuah masjid yang terletak di pinggir sungai di Dusun Ulukalo Desa Watuliwu juga terendam air dan dipenuhi lumpur serta ranting-ranting pohon.

Hingga kini warga Kolaka Utara terutama Desa Watuliwu dan sekitarnya masih dalam status waspada akan kemungkinan banjir susulan jika hujan kembali mengguyur. (ag/tn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here