Beranda Citizen Reporter Suasana “Lebaran” di SDN KoSamJa

Suasana “Lebaran” di SDN KoSamJa

607
0
BERBAGI
Suasana Shalat Dhuha secara berjamaah di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kompleks Sambung Jawa, Jumat (2/3/2018). FOTO: ISTIMEWA.

TEBARNEWS.COM Jarum jam belum menunjuk angka 7 pagi, tapi halaman SDN Kompleks Sambung Jawa (KoSamJa), mulai ramai didatangi jamaah. Kaum perempuan menggunakan mukena, sedangkan lelaki berkopiah. Mereka lantas menggelar tikar atau terpal, lalu di atasnya diletakkan sajadah, berbanjar membentuk beberapa saf.

Begitulah suasana “lebaran” seolah hadir setiap Jumat pagi di SDN KoSamJa, termasuk Jumat (2/3/2018) pagi ini. Para jamaah itu tak lain adalah murid-murid beragama Islam yang melaksanakan sholat Dhuha berjamaah. Sholat ini biasanya dimulai pukul 07.30 pagi di sekolah yang beralamat di Jalan Baji Gau 1 Makassar itu.

“Sholat Dhuha berjamaah ini sudah berlangsung selama 2 tahun, sejak saya menjabat di sini,” jelas Fahmawati S,Pd, Kepala SDN Kompleks Sambung Jawa.

Fahmawati menambahkan, membudayakan sholat Dhuha berjamaah di sekolah ini merupakan bagian dari program sekolah untuk menumbuhkan pendidikan karakter. Karena sekolah ini merupakan sekolah model dan sekolah ramah anak.

Suasana Shalat Dhuha secara berjamaah di halaman sekolah tampak seperti “Lebaran”, Jumat (2/3/2018). FOTO: ISTIMEWA.

Sholat Dhuha merupakan sholat sunah yang dikerjakan pada waktu matahari sedang naik, kira-kira antara pukul 7 pagi hingga masuk waktu dhuhur. Sholat Dhuha sekurang-kurangnya dikerjakan sebanyak 2 raka’at.

Pada Jumat hari ini, yang bertindak sebagai imam sholat adalah Muhammad Reka Alifriadi, siswa kelas 6. Imam yang memimpin sholat biasanya bergantian untuk memberikan pembelajaran bagi mereka.

Usai sholat, anak-anak diajak berzikir, membaca sholawat, lalu bermunajah pada Allah SWT semoga doa-doa mereka diijabah. Setelah itu dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek. Pembacaan surat-surat pendek, seperti Surat An-Naas, Surat Al-Falaq, Surat Al-Ikhlaash dan lain-lain, juga dipimpin oleh siswa secara bergantian sesuai jadwal per kelas. Kemudian penyampaian kultum yang disampaikan oleh Muh. Fahri.

Melihat suasana religi di sekolah ini, seorang ibu memberikan apresiasinya. Ibu yang anaknya pindahan dari salah satu sekolah di Makassar ini mengaku kegiatan ini sangat positip karena menanamkan nilai-nilai agama pada anak-anak sejak dini. Berbeda dengan sekolah anaknya sebelumnya, yang tidak memiliki kebiasaan sholat dhuha berjamaah.

Suasana keagamaan yang terlihat dari aktivitas sholat di sekolah KoSamJa terasa hingga masuk waktu sholat Dhuhur. Begitu terdengar suara adzan berkumandang, anak-anak bersegera mengambil air wudhu pada keran-keran air yang tersedia di samping mushollah. Muhollah seukuran ruang kelas ini terletak di sebelah utara sekolah. Mereka juga bisa mengambil air wudhu di jejeran keran yang terletak depan kantin atau dekat kolam ikan.

Jadi, kalau pagi anak-anak sholat Dhuha di halaman sekolah yang asri yang di kelilingi bunga-bunga dan pepohonan hijau. Pada siang, sebelum mereka pulang, mereka sholat Dhuhur di mushollah, yang kerap dipakai untuk memberikan pelaharan agama untuk murid-murid atau biasa juga dimanfaatkan sebagai tempat berdiskusi oleh para guru. (crp)

Laporan: Rusdin Tompo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here