Beranda Khazanah Islam SOSOK – Imam Masjid Islamic Center New York AS Berasal Dari Kajang...

SOSOK – Imam Masjid Islamic Center New York AS Berasal Dari Kajang Bulukumba

1025
0
BERBAGI
Ilustrasi, Muhammad Syamsi Ali, Imam Masjid Islamic Center New York, Amerika Serikat. FOTO/INT

TEBARNEWS.com –¬†Muslim Indonesia khususnya Sulawesi Selatan, patut berbangga mempunyai sosok sekaliber Syamsi Ali, seorang Imam Masjid dan jurubicara Muslim di Amerika Serikat. Ia menjadi Imam Masjid di Islamic Center, masjid terbesar di New York. Pria bernama lengkap Muhammad Syamsi Ali ini, lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan, 5 Oktober 1967.

Setamat Sekolah Dasar (SD) di Desa Lembanna, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulsel ia bersekolah di Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Makassar. Ia menyesaikan studi di pondok pesantren ini 1987 dan segera setelah itu ia mengabdikan diri sebagai pengajar di almamaternya ini hingga penghujung 1988.

Dari sini ia kemudian mendapat kesempatan berkuliah di Universitas Islam Internasional, Islamabad, Pakistan melalui beasiswa dari Rabithah Alam Islami. Ia menyelesaikan studi S1 dalam bidang Tafsir 1992. Setelah itu,  melanjutkan studi di perguruan tinggi yang sama dengan mengambil jurusan Perbandingan Agama dan selesai 1994. Selama menjalani proses kuliah, Syamsi juga merangkap kerja sebagai pengajar pada Saudi Red Crescent Society di Islamabad.

Satu tahun kemudian, pada 1995 ia ditawari untuk menjadi staf pengajar di Islamic Education Foundation, Jeddah, Arab Saudi. Suatu hari di musim haji 1996, Syamsi Ali ditunjuk sebagai penceramah di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (RI) Jeddah di Arab Saudi. Berkat pertemuannya dengan beberapa orang jamaah haji luar negeri, termasuk di antaranya Duta Besar RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ia diajak untuk “berhijrah” ke New York dan tawaran ini pun diterima. Dengan begitu, Syamsi Ali pun pindah ke negeri baru, New York sejak awal 1997.

Lalu bagaimana kiprah tokoh muslim asal Bulukumba, Sulawesi Selatan ini di New York? Berbagai sumber menjelaskan bahwa kegiatan berdakwah adalah bagian dari aktivitas kehidupannya di sana. Bahkan ia berdakwah tidak hanya sebatas di komunitas muslim asal Indonesia di negeri itu, tetapi juga dilakukan di tengah kaum Muslim Amerika terutama di New York dan Washington DC.

Syamsi Ali juga menjabat sebagai Direktur Jamaica Muslim Center, sebuah yayasan sekaligus masjid yang berlokasi di timur New York. Yayasan yang dipimpinnya ini dikelola oleh komunitas Muslim asal Asia Selatan, yakni Bangladesh, Pakistan, dan India.

Melalui berbagai kegiatan dakwah dan syiar Islam yang dilakukannya bersama pendakwah lainnya, cahaya Islam pun memancar di jagad yang juga populer dengan sebutan Negeri Paman Syam ini. Berdasarkan data Pew Research Center, sebuah lembaga penyedia data isu-isu sosial, opini publik, dan demografis di Washington, jumlah penduduk Muslim Amerika pada 2015 sebanyak 3,3 juta orang atau sebanyak 1 persen dari total penduduk Amerika Sekitar yakni 332 juta orang.

Saat ini alumni Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Arqam Makassar itu, tengah menggagas sebuah pembangunan Pondok Pesantren di Amerika Serikat. Kompleks pesantren pertama di AS ini dibangun di atas tanah seluas 7,4 hektar yang berlokasi di Negara bagian Connecticut, Amerika Serikat. (TN/BERBAGAI SUMBER)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here