Beranda Kutipan Medsos Ramalan SHAW Tentang Ajaran SAW

Ramalan SHAW Tentang Ajaran SAW

223
0
BERBAGI

TEBARNEWS.com – Memeringati Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini, tentu masyarakat Islam kembali menggelar rangkaian acara bernuansa refleksi kultural untuk mengenang kelahiran sang pembawa wahyu dan rahmatan lil alamin ini. Kaitannya dengan peringatan maulid tersebut, ada hal menarik tentang pengakuan seorang novelis Irlandia akan potensi ajaran Nabi Muhammad. Hal tersebut seperti dikutip Tebarnews dari postingan FB Yulanwar, sebagai berikut:

”Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan’.

Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan dunia:

Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini. Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini.

Dia membawa sebuah agama, mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan datang.

Dia adalah Muhammad (SAW).

(George Bernard Shaw)

_________________________

George Bernard Shaw (1856 – 1926)
Novelis, kritikus, esaias, politikus, dan orator Irlandia yang menetap di Inggris. Pada 18 Desember 1926, ia menolak hadiah uang ketika menerima Nobel Kesusasteraan dan Academy Award for Writing Adapted.

_________________________

Banyak yang Allah perintahkan kepada hamba-Nya, perintah yang Allah sendiri tidak lakukan. Kecuali satu, yang Allah perintahkan dan Allah juga melakukannya: Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzaab: 56].

Teks/foto: Postingan FB Yulanwar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here