Beranda Traveling Menapak Semesta Hong Kong (3)

Menapak Semesta Hong Kong (3)

Laporan: Ahmadin Umar / Tebarnews

344
0
BERBAGI

HONG KONG, TEBARNEWS.com – Rabu pagi (01/11/2017) kami masih menikmati pemandangan di area Victoria Harbour. Masih ada tempat favorit menarik yang belum dikunjungi kemarin yakni Avenue of Stars. Tempat yang satu ini merupakan obyek wisata Hong Kong yang tidak pernah terlewatkan oleh para wisatawan baik lokal maupun asing untuk mengunjunginya.

Avenue of Stars

Avenue of Stars merupakan sebuah tempat yang dibangun mirip dan didesain seperti Hollywood Walk of Fame. Bedanya Hollywood Walk of Fame adalah trotoar, sedangkan Avenue of the Stars adalah tepian pelabuhan yakni Victoria Harbour berlatar pemandangan landmark Kota Hong Kong di sebelahnya. Pengadaan tempat ini dimaksudkan sebagai wujud penghormatan kepada para selebriti di industri film Hong Kong. Avenue of Stars ini juga masih berada di ujung Tsim Sha Tsui dan berbatasan dengan Victoria Harbour.

Avenue of Stars yang dibangun mirip dan didesain seperti Hollywood Walk of Fame (foto: tebarnews/ahmadin Umar)

Sesuai saran guide lokal Hong Kong yang mendampingi perjalanan kami, tempat ini sebaiknya dikunjungi pada waktu pagi jika ingin berfoto. Karena menurutnya pada sore hari tempat ini sangat ramai, terutama orang-orang tua Hong Kong yang berkumpul untuk karaoke sebagai hiburan selingan untuk menunggu A Symphony of Lights.

Apa yang menarik di tempat ini? kami menyaksikan sederet nama dan tanda tangan para artis ternama Hong Kong yang telah berjasa mengangkat industri hiburan negeri ini ke kancah dunia internasional. Di lokasi ini juga kami menyaksikan salah satu icon ternama Hong Kong yang banyak digandrungi kalangan wisatawan yakni patung perunggu seorang aktor beladiri legendaris, Bruce Lee setinggi 2,5 meter yang dibangun pada 2005.

Dinding bergambar para bintang Hong Kong pada sebuah ruangan di area Avenue of Stars (foto: Misbawati).

Dari tempat ini kami menyeberang ke Kota Hong Kong dan menyusuri kota ini di sepanjang pelabuhan. Dari arah pelabuhan tampak gedung-gedung pencakar langit di kota pusat pemerintahan dan bisnis ini.

KOTA DAN TRANSPORTASI

Secara historis Hong Kong berarti pelabuhan yang wangi yang berasal dari Bahasa Cina, Heung, dan Gong. Negeri ini juga terkenal dengan sebutan Hong Kong SAR atau Special Administrative Region, sedangkan Kowloon sendiri berarti sembilan naga. Adapun bahasa resmi Hong Kong adalah Inggris yang poper dengan sebutan Yingyu dan Bahasa Kanton (salah satu jenis bahasa Cina).

Di balik kemegahan dan kemasyhuran Kota Hong Kong hari ini, menyimpan warisan Inggris dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa pada 1773 Hong Kong menjadi centra perdagangan opium (candu) antara Cina dan perusahaan Inggris India Timur. Meski begitu, rasa tidak senang Cina terhadap Inggris akhirnya berujung perang yang akrab dikenal dalam sejarah sebagai Perang Candu (1839).

Sekarang ini Cina dan Hong Kong memiliki pemerintahan masing-masing, bendera yang berbeda, mata uang berbeda, paspor serta kebijakan perdaganhan yang tidak sama. Meski begitu Hong Kong tetap menjadi wilayah bagian khusus (otonom) dari Cina, sehingga antara keduanya dianggap satu negara dengan dua sistem.

Salah satu pemandangan Kota Hong Kong (foto: tebarnews/ahmadin umar).

Hong Kong adalah sebuah kota yang telah memiliki sistem transportasi modern, seperti: kereta api, bus, tram, feri, dan taksi. Sebanyak lebih dari 90 persen perjalanan harian (atau sekitar 11 juta penduduk) bergantung pada transportasi umum dengan sistem pembayaran menggunakan kartu Octopus, yakni sistem kartu bersaldo.

Menurut keterangan pendamping kami, Howard bahwa sejak 2007 Jaringan Kereta Utama (KCRC) digabung dengan MTR, sehingga menjadikan jaringan kereta komprehensif di Hong Kong. Sarana transportasi angkutan cepat MTR, menurutnya memiliki sebanyak 152 stasiun yang melayani sekitar 3,4 juta orang setiap hari. Adapun pelayanan bus di Hong Kong dikelola oleh 5 perusahaan swasta dengan 700 rute lebih dan operator terbesar adalah Kowloon Motor Bus dengan 403 rute di daerah Kowloon dan New Territories. Sedangkan City Bus sebanyak 154 rute di Pulau Hong Kong.

Sarana transportasi di Hong Kong berupa bus bertingkat. Menurut sejarahnya Bus Bertingkat Beroperasi di Hong Kong sejak 1949 (foto: tebarnews/ahmadin umar).

Sarana transportasi laut di Hong Kong adalah Star Ferry yang didirikan pada 1888. Layanan ini digunakan untuk menyeberangan Pelabuhan Victoria dan layanan lainnya di Pulau Hongkong, Macau, hingga menjangkau Tiongkok. Jumlah penumpang di pelabuhan ini diperkirakan sebanyak 53.000 perhari.

Pelabuhan dan sarana transportasi Star Ferry yang digunakan untuk menyeberang dari Kowloon ke Kota Hong Kong (foto: tebarnews/tebarnews)

Victoria Peak

Victoria Peak adalah salah satu obyek wisata di Hong Kong yang wajib dikunjungi para wisatawan. Di tempat ini kita akan temukan Peak Tower yang tingginya sekitar 396 meter di atas permukaan laut. Di tempat ini kita juga dapat temukan The Sky Terrace dan dapat menyaksikan lanskap Hong Kong dari atas ketinggian.

Kota Hong Kong tampak dari ketinggian (foto: tebarnews/ahmadin umar).

Untuk menjangkau Victoria Peak ini, dapat dilakukan dengan menggunakan layanan MTR ke stasiun Garden Road dan setelah itu menumpang sarana transportasi berupa kereta listrik bernama Peak Tram lalu mendaki bukit dengan kemiringan hingga 50 derajat.

Para penumpang tampak baru saja turun dari kereta listrik (Peak Tram), Rabu Siang, 02/11/2017 (foto: tebarnews/ahmadin umar).

Menurut salah seorang pengunjung, jam buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga tengah malam. Harga tiket dewasa sebesar HK$ 75 (sekali jalan) , HK$ 88 (pergi pulang), anak-anak 3-11 tahun HK$ 29 (sekali jalan) dan HK 29 (Pergi Pulang). Akses ke lokasi ini juga bisa dengan menggunakan layanan taksi atau mobil pribadi dengan jalur jalan yang berbeda dan kami menggunakan jalur ini setelah balik dari puncak.

Penulis: Ahmadin Umar/Tebarnews (Melaporkan Langsung dari Hong Kong)

(Bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here