Beranda Traveling Menapak Semesta Hong Kong (1)

Menapak Semesta Hong Kong (1)

Laporan: Ahmadin Umar / Tebarnews

515
0
BERBAGI

HONG KONG, TEBARNEWS.com – Setelah menempuh perjalanan udara dari Indonesia dan Malaysia via penerbangan Malaysia Airlines selama kurang lebih 4 jam, akhirnya Senin (30/10/2017) sekitar pukul 19.00 waktu setempat, tibalah aku bersama rombongan di Hong Kong International Airport. Seperti penumpang pesawat lainnya, kami langsung menuju bagian imigrasi untuk menyetor paspor sebagai laporan kedatangan. Rombongan kecil kami yang terdiri atas dosen (peneliti) serta staf pegawai dari Universitas Negeri Makassar (UNM) yang berjumlah 21 orang, langsung dijemput oleh seorang guide pariwisata Hong Kong bernama Howard.

Peta Hong Kong (foto: int).

Dengan menumpang sebuah bus pariwisata, kami pun beranjak meninggalkan bandara menuju sebuah hotel bernama Best Western di Kowloon. Di kamar 1617 hotel berbintang 4 ini aku menikmati menu halal nasi goreng ala Indonesia seraya membayangkan kemegahan dan kemajuan negeri ini yang separuhnya telah kunikmati sepanjang perjalanan selama kurang lebih 45 menit.

Hong Kong memang hanya sebuah negeri kecil dan lebih luas Pulau Dewata Bali. Seperti yang pernah aku baca luas wilayahnya hanya 2.755 km2, sedangkan luas Pulau Bali adalah 5.780 km2. Wilayah yang sempit ini membuat pemerintah Hong Kong memaksimalkan pembangunan negerinya hingga tumbuhlah gedung-gedung pencakar langit dan ruang-ruang kota produk reklamasi. Tak pelak lagi Hong Kong lalu terkenal sebagai salah satu negara di Asia yang banyak dikunjungi para wisatawan dan bahkan meraih predikat destinasi wisata ternama ke-11 dunia.

Salah satu pemandangan gedung di Hong Kong (foto: tebarnews/ahmadin umar)

Campus Visits

Keesokan harinya, Selasa (31/10/2017) kami berkunjung ke salah satu perguruan tinggi ternama di negeri ini yakni The Education University of Hong Kong yang berlokasi di Tai Po. Perguruan Tinggi lainnya yang terkenal di negeri ini yakni Hong Kong University (HKU), didirikan 1910–1912 dan Chinese University of Hong Kong didirikan 1963. Di salah satu ruang rapat kampus The Education University of Hongkong, kami diterima dengan sambutan yang sangat menggembirakan. Salah seorang staf universitas ini memperkenalkan profil kampusnya mulai dari visi-misi, program studi yang tersedia, data pengajar, jumlah pegawai, prosedur studi S2 dan S3, serta masih banyak lagi.

Kepala Devisi Hubungan Internasional The Education University of Hongkong sedang memaparkan profil lembaganya (foto: tebarnews/ahmadin umar).

Giliran selanjutnya adalah kami dari pihak Universitas Negeri Makassar (UNM) memaparkan profil kampus dan lembaga penelitian. Dalam presentasinya, Ketua Lembaga Penelitian UNM Prof Dr H Jufri M.Pd, menyampaikan visi misi lemlit dan berbagai produk hasil penelitian disusul presentasi singkat dari para kepala pusat penelitian serta sejumlah dosen peneliti mengenai profil diri, keahlian, dan hasil penelitiannya masing-masing. Bahkan Sekretaris Pusat Studi Budaya dan Seni Etnik Sulawesi (P2BSE) Lemlit UNM Dr Andi Agussalim AJ, M.Hum mendapat kesempatan memainkan musik dan lagu tradisional khas Bugis Makassar.

Satu hal yang berbeda dengan kondisi kampus kita yang menyediakan aula, di universitas ini tidak disediakan ruang besar untuk presentasi tapi per unit atau pada pusat studi masing-masing. Ujung pertemuan akademik ini membuahkan kesepakatan kerjasama antara Universitas Negeri Makassar dan The Education University of Hong Kong yang prosedur dan MOU resmi akan ditindaklanjuti kemudian secara kelembagaan antarUniversitas.

Penyerahan cendera mata oleh Ketua Lemlit UNM Prof Dr H Jufri M.Pd didampingi sekretaris Prof Dr Usman Mulbar M.Pd kepada pihak The Education University of Hongkong (foto: tebarnews/ahmadin umar).

Sesi foto bersama antara pihak The Education University of Hong Kong dengan rombongan dari Universitas Negeri Makassar (UNM), menandai berakhirnya seluruh rangkaian acara.

Foto bersama pihak The Education University of Hong Kong dengan rombongan Lembaga Penelitian Universitas Negeri Makassar (foto: ist).

Seusai seremonial penyambutan dan sesi presentasi, kami diajak mengunjungi area kampus untuk melihat aneka fasilitas yang tersedia seperti: ruang perkuliahan, laboratorium, pusat penelitian, pusat pendidikan anak berkebutuhan khusus, fasilitas praktikum olah raga, dan tempat-tempat lainnya. Banyak hal menarik dari kampus ini antara lain iklim akademiknya. Sebagai contoh sepanjang perjalanan menyusuri kampus ini, tampak aura akademik yang sangat menarik.

Di salah satu sudut kampus aku melihat salah seorang mahasiswa sedang melakukan eksperimen di tengah terik mata hari dan ia menggunakan payung. Di kampus ini pula aku menyaksikan para mahasiswa yang berjalan dengan langkah cepat dan serius menuju ruang kuliah karena takut terlambat. Meski begitu, budaya antri tetap terpelihara dan tak satu pun kulihat saling mendahului untuk check lock bukti kehadiran.

Masih ingin rasanya berlama-lama di kampus ini dan menikmati fasilitas serta keindahan lingkungannya, namun kami harus sadar akan waktu yang terbatas. Pihak travel yakni Asia EduTravel telah membagikan manual kegiatan ke kami dan setiap tempat kunjungan memiliki porsi waktu.

Jarum jam terus berputar dan waktu telah menunjuk pukul 11.30. Aku dan rombongan lalu bertolak meninggalkan kampus kembali ke Kowloon dan akan menikmati makan siang di salah satu restoran muslim di kota ini seperti kata pihak travel.

Penulis: Ahmadin Umar/TebarNews (Melaporkan Langsung dari Hong Kong)

(Bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here